Kamis, 27 September 2018

Tenang dalam lelap


Bunyi bunyian itu bersahutan
Menciptakan sedikit gaduh saat matahari belum mau muncul
Aku Menghitung detik menunggu
Tapi lama detik terlewat, si bunyi tak lantas berhenti
Kantuk yang berat masih aku pertahankan
Baru beberapa menit yang lalu rasanya tidur menyapa
Aku masih butuh detik lebih untuk memejamkan mata
Mengistirahatkan tubuh yang sudah remuk

Kembali memaksa otak beristirahat, 
Aku menangkap bunyi itu seperti lantunan musik
Jenis musik yang memekakkan telinga
Huffft... 
Binasa sudah harapan lelap lebih lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar